Monday, February 17, 2020

Mengidentifikasi Teks Hasil Observasi

Teks Laporan Hasil Observasi yakni teks yang bertujuan memaparkan generalisasi hal/ objek secara
sistematis dan analitis dari sudut pandang keilmuan. Teks laporan hasil observasi berusaha memerinci secara faktual dan objektif dengan bahasa lugas dan efektif. Teks laporan hasil observasi sanggup ditemukan di buku pengetahuan (buku ilmiah populer). Buku tersebut membahas secara sistematis karakteristik hewan, tumbuhan, objek alam, objek ciptaan manusia, atau suatu konsep.

Teks laporan hasil observasi sanggup berbentuk buku rujukan (ensiklopedia), film dokumenter, hasil penelitian, dan lain-lain.

1. Mengenali Ciri Tujuan dan Isi Teks Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi menghadirkan gosip perihal suatu hal secara apa adanya kemudian dikelompokkan dan dianalisis secara sistematis sehingga sanggup mejelaskan suatu hal secara rinci dan dari sudut pandang keilmuan.

Teks ini berisi hasil observasi dan analisis secara sistematis. Laporan hasil observasi sanggup berupa hasil riset secara mendalam perihal suatu benda, tumbuhan, hewan, konsep/ ekosistem tertentu. Teks laporan hasil observasi biasanya berisi dengan fakta-fakta yang sanggup dibuktikan secara ilmiah.

Bacalah beberapa pola teks laporan hasil observasi berikut untuk mengenalinya!

Hutan Bakau
StrukturKalimat
Definisi UmumIndonesia menjadi negara dengan hutan bakau paling luas di dunia. Menurut data Kementerian Negara Lingkungan Hidup, luas hutan bakau Indonesia mencapai 4,3 juta ha.

Deskripsi
Bagian
Hutan bakau disebut juga dengan hutan mangrove. Hutan bakau merupakan bab dari ekosistem pantai. Hutan bakau yakni hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa basah payau dan terletak di garis pantai. Hutan bakau merupakan hutan yang tumbuh di wilayah pasang dan surut. Hutan bakau ini termasuk lingkup ekosistem pantai alasannya yakni terletak di tempat perbatasan bahari dan darat.

Hutan bakau terletak di wilayah pantai dan muara sungai. Tepatnya, hutan bakau terletak di garis pantai. Dengan posisi hutan bakau yang berada di garis pantai, hutan ini dipengaruhi oleh keadaan air laut. Pasang surut bahari mengubah kondisi hutan bakau. Hutan akan tergenang air di masa pasang dan akan bebas dari genangan air pada ketika air surut. Habitat hutan bakau mempunyai wilayah tanah yang tergenang secara berkala. Tempat tersebut juga menerima ajaran air tawar yang cukup dari daratan.
Teks Laporan Hasil Observasi yakni teks yang bertujuan memaparkan generalisasi hal Mengidentifikasi Teks Hasil Observasi
Hutan bakau mempunyai ciri yang khas. Hutan ini terlindung dari gelombang besar. Selain itu, hutan bakau juga terlindung dari arus pasang surut bahari yang kuat. Hutan bakau yang terletak di perbatasan bahari dan muara sungai mempunyai kadar garam payau. Di samping itu, ciri khas lain hutan bakau yakni berawa-rawa.

Hutan bakau mempunyai beberapa fungsi dan manfaat. Secara fisik hutan bakau sanggup menahan erosi pantai. Pada ketika tiba badai, hutan bakau berfungsi sebagai penahan angin kencang dan angin yang bermuatan garam. Di samping itu, hutan bakau sanggup menahan intrusi (peresapan) air bahari ke daratan. Hutan bakau juga menurunkan kandungan karbondioksida (CO2) di udara dan penambat bahan-bahan pencemar (racun) di perairan pantai. Manfaat hutan bakau juga sanggup dilihat dari segi biologi. Hutan bakau menjadi tempat hidup biota laut. Selain itu, masyarakat sekitar memanfaatkan hutan bakau sebagai sumber mata pencaharian. Hutan bakau juga menyediakan beberapa unsur penting materi obat-obatan.
SimpulanHutan bakau mempunyai ciri khas. Hutan bakau mempunyai manfaat untuk melindungi lingkungan laut, manfaat ekonomi, dan menyediakan sumber makanan/ obat-obatan.

Tujuan Teks dan Isi Teks Laporan Hasil Observasi
Tujuan teks laporan observasi yakni untuk memperinci, mengklasifikasi, dan memberi gosip faktual perihal orang, hewan, objek, atau fenomena.

Isi yang dibahas yakni ilmu perihal suatu objek/ konsep.
  1. Objek yang dibahas bersifat umum sehingga menjelaskan ciri umum semua yang termasuk kategori/ kelompok itu (judul bersifat umum: Pantai, Museum, Demokrasi).
  2. Bertujuan menjelaskan dari sudut pandang ilmu.
  3. Objek atau hal dibahas secara sistematis, dirinci bagian-bagiannya, dan objektif.
  4. Memerinci objek atau hal secara sistematis dari sudut ilmu (definisi, klasifikasi, jabaran ciri objek).

2. Mengidentifikasi Ciri Bahasa Teks Laporan Hasil Observasi
Sebagai bab dari pemaparan ilmu pengetahuan, laporan hasil observasi memakai istilah-istilah bidang ilmu tertentu. Istilah yakni kata atau campuran kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Untuk mencari makna suatu istilah kita juga sanggup memakai kamus. Bukan kamus umum, melainkan kamus istilah.

Contoh istilah biologi abiotik, amputasi, anatomi, antioksidan, asimilasi, aorta, benangsari, ekosistem, embrio, empat sehat lima sempurna, genetika, hermaprodit, insekta, komplikasi, kornea mata, penyerbukan silang, sporadis, transplantasi, umbi batang, vaksin.

a) Istilah Baku dan Tidak Baku.
Istilah baku yakni istlah yang penulisannya sesuai dengan kaidah bahasa indonesia. Istlah tidak baku yakni istilah yang penulisannya tidak sesuai denga kaidah bahasa indonesia.
Istlah BakuIstilah Tidak Baku
analisisanalisa
inframerahinfra merah
antioksidananti oksidan

b) Mendaftar Kalimat Definisi
Kalimat definisi yakni suatu kalimat yang memperlihatkan klarifikasi umum perihal suatu benda, hal, aktivitas, dan lain-lain. Kalimat definisi sering dipakai dalam teks laporan dan merujuk pada sebuah istilah teknis atau ilmiah teretentu. Kalimat definisi ini membantu pembacanya untuk mengetahui atau memahami istilah-istilah yang sering muncul dalam sebuah tulisan.Berikut ini beberapa kalimat definisi dalam teks hasil observasi.
Judul/nomor teksKalimat definisi pada teks
Hutan BakauHutan bakau yakni hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa basah payau dan terletak di garis pantai.
Museum
  1. Museum yakni forum yang berungsi mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta melestarikan warisan budaya masyarakat untuk tujuan studi, penelitian, dan kesenangan atau hiburan.
  2. Fungsi museum yang utama yakni menyimpan, merawat, mengamankan, dan memanfaatkan koleksi museum berupa benda cagar budaya.
  3. Museum Umum yakni museum yang koleksinya terdiri dari kumpulan bukti material insan dan atau lingkungannya yang berkaitan dengan aneka macam cabang seni, disiplin ilmu, dan teknologi.
  4. Museum Khusus yakni museum yang koleksinya terdiri atas kumpulan bukti material insan atau lingkungannya yang berkaitan dengan satu cabang seni, satu cabang ilmu, atau satu cabang teknologi.
  5. Museum Nasional yakni museum yang koleksinya terdiri atas kumpulan benda yang berkaitan dengan bukti material insan dan atau lingkungannya dari seluruh wilayah Indonesia yang bernilai nasional.
  6. Museum Provinsi yakni museum yang koleksinya terdiri dari kumpulan benda yang berkaitan dengan bukti material insan dan atau lingkungannya dari wilayah provinsi.
  7. Museum Lokal, museum yang koleksinya terdiri atas kumpulan benda yang berkaitan dengan bukti material insan dan atau lingkungannya dari wilayah kabupaten atau kotamadya.
c) Mendaftar kalimat klasifikasi
Judul/nomor teksKalimat penjabaran pada teks
Hutan Bakau
  1. Hutan bakau merupakan bab dari ekosistem pantai.
  2. Hutan bakau ini termasuk lingkup ekosistem pantai alasannya yakni terletak di tempat perbatasan bahari dan darat.
  3. Hutan bakau mempunyai ciri dan khas serta manfaat untuk melindungi lingkungan laut, manfaat ekonomi, dan menyediakan sumber makanan/ obat-obatan.
Museum
  1. Museum dibedakan menurut koleksi dan kedudukannya.
  2. Jenis museum menurut koleksi yang dimiliki dibedakan menjadi dua jenis yaitu museum umum dan museum khusus.
  3. Berdasarkan kedudukannya, terdapat tiga jenis museum yaitu museum nasional, museum provinsi, dan museum lokal.
  4. Benda-benda yang dikoleksi di museum meliputi benda-benda dari aneka macam disiplin ilmu.

No comments:

Post a Comment