Monday, April 13, 2020

Arti Penting Keberagaman Konteks Norma Dan Kebiasaan

Norma merupakan institutionalisasi nilai-nilai yang diidealkan sebagai kebaikan keluruhan bahkan kemuliaan berhadapan dengan nilai-nilai buruk, tidak luhur atau tidak mulia. Dalam pergaulan hidup insan dikenal adanya banyak sekali penggolongan norma yang sanggup dibedakan atas empat macam norma, yaitu norma kesusilaan, norma kesopanan, norma agama, dan norma hukum.

Norma kesusilaan yaitu peraturan hidup yang berkenaan dengan bisikan kalbu dan bunyi hati
nurani manusia. Kehadiran norma ini bersamaan dengan kelahiran atau keberadaan insan itu sendiri, tanpa melihat jenis kelamin dan suku bangsanya. Norma kesusilaan yaitu peraturan hidup yang berkenaan dengan bisikan kalbu dan bunyi hati nurani manusia. Kehadiran norma ini bersamaan dengan kelahiran atau keberadaan insan itu sendiri, tanpa melihat jenis kelamin dan suku bangsanya.

Norma agama yaitu sekumpulan kaidah atau peraturan hidup insan yang sumbernya dari wahyu Tuhan. Penganut agama meyakini bahwa apa yang diatur dalam norma agama berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang disampaikan kepada nabi dan rasul-Nya untuk disebarkan kepada seluruh umat insan di dunia. Norma aturan yaitu peraturan mengenai tingkah laris insan dalam pergaulan masyarakat dan dibentuk oleh badan-badan resmi negara serta bersifat memaksa sehingga perintah dan larangan dalam norma aturan harus ditaati oleh masyarakat.
Norma merupakan institutionalisasi nilai Arti Penting Keberagaman Konteks Norma dan Kebiasaan
Arti Penting Keberagaman Konteks Norma dan Kebiasaan Antardaerah di Indonesia
Rasa tenang dalam hati akan tercipta apabila kita sebagai langsung bisa melakukan norma dengan baik. Seperti apabila kita selalu jujur dalam kehidupan sehari-hari, maka hati kita akan terasa tenang. Pada dasarnya hati insan akan selalu menyuruh untuk berbuat baik dan menyalahkan perbuatan salah. Pemahaman ini oleh para hebat disebut juga dengan ruang ketuhanan (Godspot) atau DNA Spiritualitas. Godspot ada pada diri manusia, yaitu berkembang menjadi menjadi bunyi hati yang akan menyuruh pada kebenaran dan merasa bersalah apabila melanggar suatu aturan.

1. Arti Penting bagi Diri Sendiri
Dalam konteks pribadi, insan sebagai mahluk ciptaan Tuhan terlahir sebagai mahluk individu. namun, seiring dengan pertumbuhannya, kodrat insan bergeser menjadi mahluk sosial. Hal ini disebabkan semenjak lahir hingga meninggal insan senantiasa membutuhkan pertolongan dan santunan insan lainnya.

Dalam pergaulan dengan insan lainnya, tiap-tiap insan mempunyai impian atau kepentingan sendiri sendiri, ada insan yang mempunyai kepentingan yang sama dan ada pula yang mempunyai kepentingan berbeda bahkan ada pula kepentingan yang bertentangan satu sama lainnya.

Pertentangan antara kepentingan insan itu sanggup menjadikan kekacauan di dalam masyarakat apabila dalam masyarakat tidak ada tata tertib atau norma yang mengaturnya. Arti penting norma bagi diri sendiri antara lain.

  1. Rasa tenang dalam hati akan tercipta apabila kita sebagai langsung bisa melakukan norma dengan baik. Seperti apabila kita selalu jujur dalam kehidupan sehari-hari, maka hati kita akan terasa tenang.
  2. Pada dasarnya hati insan akan selalu menyuruh untuk berbuat baik dan menyalahkan perbuatan salah. Suara hati akan menyuruh pada kebenaran dan merasa bersalah apabila melanggar suatu aturan.

2. Arti Penting bagi Masyarakat
Dalam kehidupan bermasyarakat, norma mempunyai arti yang sangat penting. Norma mengatur kehidupan masyarakat semoga menjadi tertib dan damai. Keinginan setiap orang dalam masyarakat niscaya berbeda. Adanya banyak sekali impian dan lebih jauhnya kepentingan dalam masyarakat ini mengakibatkan dalam masyarakat gampang terjadinya pertentangan.

Agar pemenuhan kebutuhan setiap insan itu berjalan secara teratur, tidak terjadi benturan-benturan antara kepentingan insan yang satu dengan kepentingan sesama, dibutuhkan pengaturan petunjuk hidup, aturan atau patokan yang biasa disebut norma. Arti penting norma tersebut sanggup dilihat dari fungsinya dalam masyarakat antara lain:
  1. Pedoman dalam bertingkah laku. Norma memuat aturan tingkah laris masyarakat dalam pergaulan sosial.
  2. Menjaga kerukunan anggota masyarakat. norma mengatur semoga perbedaan dalam masyarakat tidak menjadikan kekacauan atau ketidaktertiban.
  3. Sistem pengendalian sosial. Tingkah laris anggota masyarakat diawasi dan dikendalikan oleh aturan yang berlaku.
Sebagai kaidah atau aturan yang berisi perintah dan larangan yang ditetapkan menurut akad bersama norma sanggup mengatur sikap insan di dalam masyarakat guna mencapai ketertiban dan kedamaian. Dengan mentaati norma, maka tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menjadi tertib, aman, rukun, dan damai. Suasana masyarakat yang taat terhadap norma yang berlaku sanggup membentuk suatu kehidupan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

NoLingkunganPerilakuManfaatAkibat
1.SekolahMenaati peraturan di sekolah Menjadi siswa yang disiplin terhadap peraturan sekolah Sekolah menjadi tertib dan aman
2.MasyarakatMenaati peraturan yang ada dilingkungan amsyarakatMengatur sikap insan di dalam masyarakat guna mencapai ketertiban dan kedamaianKehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menjadi tertib, aman, rukun, dan damai.
3.KesimpulanSebagai makhluk sosial kita harus menghormati/menghargai peraturan yang telah ditetapkan oleh kawasan tersebut.

No comments:

Post a Comment